Belajar di Rumah Diperpanjang, Siswa di Banyuasin Masuk Sekolah Kembali 13 Juli

  • Whatsapp

BERITA REGIONAL, BANYUASIN – Kegiatan belajar di rumah bagi siswa di Kabupaten Banyuasin diperpanjang hingga 12 Juli 2020. Sesuai dengan Surat Bupati Banyuasin Nomor 776/DISDIKBUD/Tahun 2020, bagi siswa TK, SD, SMP dan SMA sederajat mulai masuk sekolah  kembali pada Senin 13 Juli 2020 mendatang.

“Kendati aktifitas sekolah belum berjalan 100 persen, namun para guru diwajibkan hadir berdasarkan piket yang sudah ditentukan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Bupati Askolani

Bacaan Lainnya

Didampingi Kadisdik Banyuasin HM Yusuf H. Askolani bersilaturahmi dengan para guru SDN 13 Banyuasin III dan SMPN 2 Banyuasin III di Kayuarakuning dalam rangka Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) Menuju masyarakat Produktif dan Aman covid 19 di lingkungan pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, Senin (15/06).

Bupati Askolani menyebut, hal ini ini mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat. Namun untuk tenaga pendidik, terang Askolani para guru jelasnya tetap bekerja di sekolah sesuai dengan piket yang sudah ditentukan.

“Para guru masuk sekolah, karena banyak yang mesti dikerjakan sesuai kalender pendidikan tahun ajaran 2019/2020, seperti penilaian akhir semester yang akan dilaksanakan pada tanggal 15-20 Juni, bagi rapor 27 Juni 2020 dan libur semester dilaksanakan 29 Juni – 11 Juli 2020,” jelasnya.

Pelaksanaan ujian, terang Askolani, di sesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing dan tentu pihak sekolah yang lebih tau, jika memungkinkan ujiannya dirumah dengan menggunakan teknologi. Jika tidak memungkinkan maka bisa ujian disekolah dengan pengaturan waktu dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

” Mau ujian dirumah atau disekolah silahkan sekolah yang atur, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Didepan para guru, orang nomor satu di Banyuasin mengaskan Banyuasin memang belum termasuk daerah yang akan menerapkan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru, namun kebijakan pusat ini tinggal menunggu waktu akan diterapkan di seluruh daerah termasuk Banyuasin. Maka harus dipersiapkan.

“Jangan takut, jangan panik, intinya disiplin dalam menjalankan protokol covid 19, maka harus kita siapkan tempat cuci tangan di sekolah, pakai masker dan hal lainnya. Insyaallah aman,” katanya.

Dalam kunjungan kedua sekolah tersebut, Bupati Banyuasin H Askolani didampingi Wabup H Slamet secara simbolis melakukan penyemprotan disinfektan, meninjau fasilitas cuci tangan, dan ruang sekolah dengan jumlah meja yang dibatasi.

Sementara itu, Kadisdik Banyuasin HM Yusuf menegaskan bahwa pihaknya sudah mengatur regulasi bahwa guru yang masuk sekolah berdasarkan piket yang sudah ditentukan. y

“Guru yang masuk sekolah hanya 50 persen dan diatur jadwalnya. Hal ini dilakukan agar agenda pendidikan bisa berjalan seperti  ujian akhir semester dan pembagian rapot, “terangnya.

Sedangkan untuk penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2020/2021 lanjut Yusuf dilakukan secara online. Sehingga para orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya tidak perlu datang ke sekolah.

Turut hadir pada acara silaturahmi tersebut yakni Sekda Banyuasin Senen Har, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin HM Yusuf, Camat Banyuasin III Yuni Khairani dan sejumlah Kepala OPD.

Pewarta : Suharni

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *