Cerdaskan Anak Desa, Pemdes Marga Jaya Padang Jaya Ajak Warga Donasikan Buku Layak Baca untuk Perpustakaan Desa

Fast By : Redaksi

Berita Regional.Com Bengkulu Utara – Dalam upaya mendukung peningkatan literasi dan mencerdaskan generasi muda, Pemerintah Desa (Pemdes) Marga Jaya, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi menghidupkan kembali Perpustakaan Desa.Rabu, (07/10/2026)

Pemdes Marga Jaya memohon kepada warga yang memiliki bahan bacaan yang masih layak baca namun sudah tidak digunakan lagi untuk dapat disumbangkan ke perpustakaan desa.

Kepala Desa Marga Jaya, Misto, menyampaikan bahwa perpustakaan desa adalah jendela ilmu bagi anak-anak dan masyarakat, namun saat ini koleksi buku masih sangat terbatas.

“Kami memohon dengan sangat kepada Bapak Ibu, Saudara-saudari warga Desa Marga Jaya, yang di rumahnya ada buku-buku yang masih layak baca tapi sudah tidak dipakai lagi, kiranya berkenan menyumbangkannya ke perpustakaan desa. Buku pelajaran, buku anak, buku agama, novel, majalah, semua sangat kami harapkan,” ujar Misto

Misto menjelaskan, tujuan dari gerakan donasi buku ini bukan hanya sekadar menambah koleksi, tetapi memiliki harapan yang lebih besar untuk masa depan desa.

“Tujuan dan harapan kami satu, yaitu untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak kita di Desa Marga Jaya. Kami ingin anak-anak di Dusun 1, 2, dan 3 punya tempat belajar, punya akses buku yang layak, agar mereka gemar membaca dan tidak hanya bermain HP. Kalau anak-anak kita cerdas, masa depan desa kita juga akan cerah,” tambahnya.

Bagi warga yang ingin menyumbang, buku dapat diantarkan langsung ke Kantor Desa Marga Jaya pada jam kerja. Pemdes memastikan semua buku yang terkumpul akan dikelola, ditata, dan dapat dipinjam secara gratis oleh seluruh warga.

Gerakan ini mendapat sambutan positif dari warga, mengingat banyak buku pelajaran dan buku cerita anak yang menumpuk di rumah setelah tidak terpakai.

Pemdes Marga Jaya berharap, dengan adanya partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat, perpustakaan desa dapat kembali menjadi pusat kegiatan belajar dan literasi di desa.

 

Pewarta: Nadit Hasan/ADV

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *