Past By: Redaksi
Berita Regional.Com Bengkulu Utara – Polemik pembayaran uang pakaian seragam di SMPN 02 Bengkulu Utara dengan total dugaan mencapai Rp 131.320.000 terus bergulir dan menuai tanggapan beragam.
Sebelumnya, Agus, Wakil Kepala Sekolah SMPN 02 Bengkulu Utara saat dikonfirmasi Redaksi Berita Regional.com melalui WhatsApp membenarkan adanya pembayaran tersebut, namun mengklaim itu merupakan keputusan Komite Sekolah.
“Waalaikum salam.. memang betul.. itu berdasarkan keputusan rapat komite dengan wali murid… jadi ada usulan dari wali murid untuk pakaian diserahkan pada komite… jadi sekolah nggak tau menau dengan baju itu pak Nadit,” ujar Agus.
Menanggapi pernyataan Agus tersebut, beberapa wali murid SMPN 02 Bengkulu Utara yang namanya minta tidak disebutkan membantah keras klaim sekolah tidak tau menau.
“Tidak mungkin tidak tau, rapat di sekolah dan difasilitasi ruang oleh sekolah, kalau tidak tau itu tidak mungkin, itu hanya elaknya saja, dan saya yakin itu sekolah banyak mengambil untung dari wali murid tersebut,” ujar salah satu wali murid kepada Redaksi.
Menurut wali murid tersebut, rapat komite terkait pakaian seragam dilaksanakan di dalam lingkungan sekolah dan difasilitasi ruangan oleh pihak sekolah. Sehingga, sangat tidak mungkin pihak sekolah tidak mengetahui.
Wali murid tersebut juga mengungkapkan, jika dikumpulkan total pembayaran pakaian seragam dari seluruh wali murid tembus di angka Rp 131.320.000.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMPN 02 Bengkulu Utara belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi Redaksi melalui pesan WhatsApp tidak terbaca (centang satu), dan saat dihubungi melalui panggilan WhatsApp nomor tidak aktif dan hanya memanggil.
Untuk keberimbangan berita, Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada:
1. Ketua Komite SMPN 02 Bengkulu Utara
2. Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara
Redaksi berpedoman pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah dan Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah yang menegaskan pengadaan seragam harus transparan, tidak memaksa, dan tidak boleh menjadi lahan bisnis.
Redaksi Berita Regional.com membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada semua pihak terkait.
Pewarta: Nadit Hasan










