Post By : Redaksi
Berita Regional.Com Bengkulu Utara – Kontraktor luar daerah Abizard Dratama, pemilik CV. ABIZARD DRATAMA dengan proyek RSUD Arga Makmur nilai kontrak Rp 199.600.000, kembali ingkar janji.
Sebelumnya Abizard berjanji kepada wartawan media ini akan bertemu pada hari Minggu kemarin, tanggal 27/09/2026 untuk silahturahmi sekaligus klarifikasi terkait pemberian / fee proyek PL tersebut.
Janji tersebut diucapkan sendiri oleh Abizard Dratama melalui sambungan WhatsApp, dengan nada meyakinkan akan menjelaskan semuanya.
Namun faktanya, sampai saat ini Abizard Dratama belum menjawab saat dihubungi.Nomor WhatsApp-nya aktif namun diabaikan, chat hanya centang dua, telepon tidak diangkat.
1. Benarkah proyek RSUD Rp 199,6 Juta itu hasil beli dari oknum warga Arga Makmur?
2. Berapa fee / pemberian yang sudah disetor ke oknum di belakangnya?
3. Siapa aktor utama yang menjual proyek RSUD ke orang luar daerah?
Sebelumnya Abizard ngaku dengan enteng sambil ketawa “itu emang punya saya, saya lihat di SIRUP”. Jawaban yang tidak meyakinkan, karena kontraktor lokal Bengkulu Utara sendiri banyak yang mengeluh tidak dapat proyek PL, kok malah orang luar dapat.
Janji silahturahmi Minggu 27 September 2026 untuk klarifikasi pemberian itu diduga hanya janji palsu untuk mengulur waktu agar media tidak memberitakan.
Sikap bungkam Abizard Dratama setelah berjanji ini semakin menguatkan dugaan ada sesuatu yang ditutupi. Ada pemberian fee ke oknum yang tidak berani diungkap.
Diminta Direktur RSUD Arga Makmur, PPK, PPTK RSUD untuk membuka siapa yang mengarahkan CV. ABIZARD DRATAMA luar daerah ini.
Bupati Arie Sumarno, Kejari, Inspektorat diminta periksa. Jangan sampai RSUD jadi ladang jual beli proyek PL oleh kontraktor luar yang bungkam saat ditanya soal fee.
Media ini masih menunggu itikad baik Abizard Dratama untuk menepati janjinya silahturahmi dan klarifikasi yang sudah dijanjikan Minggu kemarin.
Pewarta: Nadit Hasan










