DIBLOKIR & BUNGKAM TOTAL..!! Markisman Kepala Inspektorat Tidak Pernah Menjawab Dari Media Berita Regional.Com, Imron OON Juga Blokir Wartawan

Post By : Redaksi

Berita Regional.Com Bengkulu Utara – Semakin bobrok. Proyek Pemeliharaan Gedung Inspektorat Rp 389,5 Juta (CV. MULTI KARYA MANDIRI) yang diduga dikerjakan oknum perangkat desa aktif Imron Rosadi alias OON kini memasuki babak bungkam dan blokir pers.

Faktanya: Markisman Kepala Inspektorat Bengkulu Utara TIDAK PERNAH MENJAWAB dari media Berita Regional.Com. Setiap chat WhatsApp, telepon, konfirmasi yang dilayangkan wartawan Berita Regional.Com tidak pernah dibalas. Centang dua, tidak dibaca, bungkam total.

Padahal saat dihubungi media lain yang masih satu organisasi dengan Berita Regional.Com, Markisman sempat menjawab dan mengeluarkan pernyataan sesat:

“Iyo yang tanda tangan kontrak itu Imron (OON). Menurut sayo perangkat desa boleh mengerjakan proyek pemerintah.”

Artinya Markisman hanya mau menjawab media lain, tapi khusus Media Berita Regional.Com dia tidak pernah menjawab sama sekali. Diduga sengaja menghindar karena takut ditanya soal aturan UU Desa dan dugaan jual beli proyek.

Sikap yang sama juga dilakukan Imron Rosadi alias OON. Setelah sempat ngaku ke media lain satu organisasi bahwa proyek Inspektorat itu miliknya, begitu Berita Regional.Com mau konfirmasi lanjutan, langsung DIBLOKIR. Nomor wartawan Berita Regional.Com diblokir Imron OON sehingga tidak bisa konfirmasi.

Dua pejabat / pelaksana proyek kompak bungkam dan blokir Berita Regional.Com:

– Markisman (Kepala Inspektorat): Tidak pernah menjawab dari Media Berita Regional.Com.
– Imron OON (Perangkat Desa Aktif) Blokir nomor wartawan Berita Regional.Com.
– Camat Lais: masih diupayakan untuk konfirmasi Berita Regional.Com.

Ini jelas pelanggaran UU Pers No.40 Tahun 1999 Pasal 18 tentang menghalangi tugas jurnalistik dan keterbukaan informasi publik. Proyek di kantor APIP tapi anti dikonfirmasi APIP.

Jika memang proyek Rp 389,5 Juta itu bersih, kenapa harus takut menjawab Berita Regional.Com? Kenapa harus blokir?

Diduga ada skandal jual beli paket PL, pinjam bendera CV. Multi Karya Mandiri, dan konflik kepentingan perangkat desa aktif yang sengaja ditutupi.

Diminta Bupati Arie Sumarno, Sekda, Kejari Bengkulu Utara, Inspektorat Provinsi Bengkulu segera periksa Markisman yang tidak pernah menjawab Berita Regional.Com dan Imron OON yang blokir wartawan.

Jangan biarkan Kantor Inspektorat jadi sarang proyek siluman yang kebal konfirmasi pers.

Pewarta: Nadit Hasan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *