Merasakan Indahnya Toleransi Beragama di Desa Wisata Religi Rama Agung

Posted By:  Redaksi

Berita Regional.com, BENGKULU UTARA – Salah satu dinasti wisata religi di provinsi Bengkulu yang menjunjung tinggi kerukunan umat beragama. Salah satu adalah Desa Wisata Religi Dimana, kamu bisa melihat sebuah monumen masuk desa tersebut.

Monumen inilah yang sering dijadikan sebagai ikon wisata dari tempat ini. Banyak wisatawan yang tidak melewatkannya untuk mengambil gambar sebagai bukti, bahwa mereka sudah menginjakkan kaki di tempat ini.

Destinasi wisata Religi Desa Rama Agung, yg berada di tengah tengah kota Argamakmur Bengkulu Utara dengan luas 342 Hm2, sudah ada sejak tahun 1963.

Meski Hindu menjadi agama mayoritas, kerukunan umat beragama di desa Rama Agung ini masih sangat terjaga. Hal tersebut terlihat Gapura Kerukunan Umat Beragama, ini menjadi wujud nyata kerukunan antar-umat beragama.

Kepala Desa RamaAgung, Putu Sukade, kepada media ini menceritakan, bahwa dengan adanya keanekaragaman dan keunikan suku adat istiadat yg berbeda, dan keberagaman agama, mampu membuat warganya hidup saling menghargai, menghormati hingga nuansa religius begitu terasa di sini.

Ditambahkan kepala dinas pariwisata kabupaten Bengkulu Utara Kardo Manurung M.pd. yang disampaikan oleh sekretaris Dinas Pariwisata Bengkulu Utara Nyoman Karwiyanto.S.sos, diruang kerjanya (27/4)

” Desa Rama Agung boleh disebut negeri dengan sejuta pesona bak Balinya Sumatera, miniaturnya Indonesia pada usia 53 di tahun 2021 mendapatkan nominasi ke 6 sebagai Desa Wisata Provinsi Bengkulu tahun 2021.
Destinasi Wisata Religi Desa Rama agung ini adalah desa wisata yg sudah masuk dalam 3 besar desa unggulan
di kabupaten Bengkulu Utara dan masuk dalam 10 besar se provinsi Bengkulu pada tahun 2021, Karena keunikan nya yg menarik beraneka ragam umat beragama nya yg memiliki toleransi yg tinggi, hidup berdampingan sejak dari tahun 1963,” paparnya.

( Adv- Bella)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *