Past By : Redaksi
Berita Regional. Com Bengkulu Selatan – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna terus menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata bagi Warga Binaan. Pada Rabu, 14 Oktober 2026, Petugas Wanita Rutan Manna membimbing langsung WBP Wanita dalam kegiatan pembuatan tas dari tali rajut di Blok Hunian Wanita.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut berjalan dengan suasana penuh kebersamaan. Dengan penuh kesabaran, Petugas Wanita mengajarkan mulai dari pemilihan bahan tali rajut yang berkualitas, teknik dasar menganyam agar kuat dan rapi, hingga membentuk pola tas modern yang bernilai ekonomi tinggi. Tumpukan tali rajut warna-warni seperti biru, merah dan hitam disulap menjadi tas-tas cantik hasil karya tangan WBP Wanita sendiri.
Kepala Rutan Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa pembinaan ini bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu, tetapi menjadi bekal hidup yang nyata.
“Kami ingin WBP Wanita memiliki kemampuan dengan kekuatan sendiri, dari hulu ke hilir, sehingga bisa naik kelas dan mandiri secara ekonomi. Inilah bentuk nyata Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat yang kita wujudkan dari dalam Rutan,” ujar Karutan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari 2 Tahun Gerak Nyata. Rutan Manna Bergerak Membenahi Fondasi dan Membangun Kemampuan Bangsa melalui pembinaan keterampilan, dan hasilnya Dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh WBP sebagai bekal kemandirian. Melalui kegiatan ini, Rutan Manna mendukung agenda besar Transformasi Bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Antusiasme WBP Wanita terlihat jelas. Mereka saling membantu, bertukar ide warna, dan bangga menunjukkan hasil rajutan pertama mereka. Bagi mereka, merajut bukan hanya soal membuat tas, tetapi belajar tentang ketelitian, kesabaran, dan bagaimana sebuah proses yang tekun akan menghasilkan sesuatu yang indah dan berharga.
Dari balik tembok Rutan, harapan itu tetap dirajut. Setiap simpul tali yang teranyam menjadi cerita tentang kesabaran, setiap pola yang terbentuk menjadi bukti bahwa perubahan itu nyata dan bisa dirasakan.
Rutan Manna percaya, pembinaan yang baik bukan hanya menjaga, tetapi juga menghidupkan kembali kepercayaan diri dan kemampuan. Melalui tangan-tangan terampil WBP Wanita, tali rajut sederhana berubah menjadi karya yang bernilai, menjadi bekal untuk kembali berkarya di tengah keluarga dan masyarakat.
Pewarta : Nadit Hasan










