Post By : Redaksi
Berita Regional.Com Bengkulu Utara – Program unggulan Presiden Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak dan masyarakat, diduga tidak berjalan sesuai SOP di SPPG Air Baus.
Sejumlah masyarakat penerima manfaat MBG dari SPPG Air Baus mengaku sangat kecewa dengan pemberian makanan tersebut. Menunya dinilai tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) MBG.
Menurut keterangan masyarakat penerima manfaat yang ditemui Redaksi, lauk yang diberikan tidak layak makan.
“Menurut keterangan masyarakat penerima ia merasa kecewa, lauknya tidak sesuai itu tidak bisa kami makan Pak sebab ikan terlalu kecil, banyak durinya yang jelas tidak puas,” ujar salah satu penerima MBG SPPG Air Baus.
Warga lainnya juga menyebutkan kejanggalan pada menu ikan yang diberikan.
“Warga lainnya menyebutkan, tadi saya liat ada ikan, pikir tadi ikan teri sebab ikannya kecil, rupanya ikan nila. Kenapa MBG tempat kami tidak sama dengan MBG lain. Semakin hari semakin porsinya semakin kurus,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Masyarakat mempertanyakan, kenapa kualitas MBG di SPPG Air Baus tidak sama dengan MBG di SPPG lain yang porsinya lebih besar dan lauknya lebih layak.
Padahal, anggaran MBG per porsi sudah ditetapkan pemerintah dengan standar gizi yang jelas: ada karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah. Jika ikan nila yang diberikan terlalu kecil dan banyak duri, jelas tidak sesuai standar protein hewani dan berisiko bagi anak-anak.
Diduga ada pengurangan porsi dan kualitas demi keuntungan tertentu, sehingga porsi semakin hari semakin kurus.
Untuk menjaga keberimbangan berita, Redaksi Berita Regional.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala SPPG Air Baus dan penanggung jawab MBG di wilayah tersebut terkait keluhan menu tidak sesuai SOP dan ikan kecil banyak duri tersebut.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Air Baus belum dapat dikonfirmasi.
Redaksi masih membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak SPPG Air Baus, Koordinator MBG Kabupaten Bengkulu Utara, dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberikan klarifikasi terkait standar menu MBG yang dikeluhkan warga.
Masyarakat berharap program MBG dari Presiden bisa dievaluasi di SPPG Air Baus agar tidak mengecewakan penerima.
Pewarta: Nadit Hasan










