Diduga MARK-UP Langganan Media Cetak SETDA BU Rp 284,4 Juta Dipertanyakan

Past By : Redaksi

Berita Regional.com Bengkulu Utara – Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara diduga melakukan mark-up dan fiktif dalam anggaran langganan media cetak senilai Rp284.400.000.

Beredar rumor bahwa realisasi langganan di lingkungan Setda BU tidak sesuai dengan anggaran yang dicairkan.

Sumber internal menyebutkan dugaan tersebut.
“Saya menduga tidak mungkin media di luar daerah Bengkulu Utara sanggup mengirimkan koran setiap harinya untuk mengisi langganan lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Hal ini patut juga dipertanyakan oleh publik:
1. Benar ada kah pengiriman koran tersebut setiap hari ke Setda BU?
2. Berapa ruangan yang dibagikan koran luar daerah Bengkulu Utara setiap hari kalau itu memang ada?
3. Berapa harga koran itu sebenarnya yang dijadikan dasar perhitungan Rp284,4 Juta?

URAIANHARGA KORAN Rp5.000 HARGA KORAN Rp3.000
Total Anggaran Rp284.400.000 Rp284.400.000
Dibagi 5 Media Rp56.880.000/tahun Rp56.880.000/tahun
Dibagi 12 Bulan Rp4.740.000/bulan Rp4.740.000/bulan
Seharusnya/Bulan/Media 948 eksemplar 1.580 eksemplar
Realita di Lapangan 30 eksemplar 30 eksemplar
SELISIH/BULAN/MEDIA 918 eksemplar 1.550 eksemplar
Jika benar hanya 1 eksemplar/hari yang datang, maka ada puluhan ribu eksemplar yang “hilang” dari anggaran.

Sesuai Permendagri No. 77 Tahun 2020, belanja langganan wajib ada kontrak, bukti terima, bukti edar, dan daftar distribusi.

Masyarakat mendesak Inspektorat, BPK RI Perwakilan Bengkulu, dan APH untuk segera mengaudit anggaran ini agar tidak menjadi kerugian negara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Setda BU belum memberikan klarifikasi resmi.

Pewarta : Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *