Post by : Redaksi
Berita Regional.com Bitung — Pasar Papusungan yang dulunya tak tertata kini bertransformasi menjadi pasar tradisional dengan nuansa modern dan berdaya saing. Perubahan ini menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen Perumda Pasar Kota Bitung dalam mewujudkan pasar yang tertib, nyaman, dan bernilai ekonomi tinggi.
Di bawah koordinasi Direktur Operasional Perumda Pasar, Vanny Kaunang, Pasar Tradisional Papusungan di Pulau Lembeh kini mulai bertransformasi menjadi ruang ekonomi kreatif yang tidak hanya aktif di siang hari, tetapi juga hidup di malam hari.
Perumda Pasar terus mendorong inovasi melalui pengembangan area kuliner dengan konsep “Fantasy Café”, tempat nongkrong kekinian yang menawarkan sajian kopi dan kuliner khas dengan suasana nyaman layaknya di pusat Kota Bitung.
“Arahan dari HH–RM sangat jelas, yakni menggairahkan kembali pasar-pasar tradisional agar lebih hidup dan berdaya saing. Kami mulai mewujudkannya secara bertahap, dan salah satunya dimulai dari Pulau Lembeh ini,” ujar Vanny Kaunang, mantan wartawan Koran Komentar Group, saat ditemui wartawan di Pasar Papusungan, Sabtu (25/10/2025).
Vanny menambahkan, pengembangan konsep kafe kopi merupakan strategi pemasaran yang kini tengah naik daun dan efektif menarik minat masyarakat.
“Kami mendorong para pedagang untuk memanfaatkan peluang ini. Contohnya melalui pengembangan kafe kopi di malam hari yang terbukti mampu menarik warga untuk datang dan berbelanja,” jelasnya.
Lebih lanjut, Vanny menegaskan bahwa penataan, pengawasan, dan pengelolaan pasar di seluruh wilayah Kota Bitung tetap menjadi perhatian utama Perumda Pasar.
Pantauan wartawan di lapangan menunjukkan, sejak adanya pembenahan dan inovasi yang dilakukan Perumda Pasar, suasana di Pasar Papusungan kini semakin ramai. Area kuliner dan kafe dengan konsep eksotik menambah daya tarik, menjadikan pasar tersebut bukan hanya tempat jual beli, tetapi juga ruang interaksi sosial dan destinasi kuliner malam bagi masyarakat Pulau Lembeh. (Ak)










