Post by : Redaksi
Berita Regional.com Bengkulu Utara – Di era digitalisasi 5.0 Yayasan Darul Fikri menyambut tantangan zaman, dengan menggagas sekolah berbasis digital, dan hal ini ditindak lanjuti dengan kerja sama dengan HYM Foundation Jakarta dengan membuat satu kelas percontohan di tahun pelajaran 2025. Senin, (5/5/2025).
Dengan nama International Futuristik School dengan digital AI, dengan teknologi ini transfer knowledge digantikan dengan digitalisasi sehingga fokus guru hanya kepada adab, akhlak, empati dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada setiap anak, rencana kelas yang akan dibuat oleh Yayasan Darul Fikri ini dengan bilingual class.

Yakni menggunakan bahasa internasional (inggris) diwaktu dan zona tertentu, sehingga yang akan disiapkan betul-betul generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan zaman, dan hal ini selaras dengan pidato Presiden pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 ini, dimulainya 4 (empat) Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut salah satunya adalah Digitalisasi Pembelajaran. Menyikapi hal ini setelah melakukan Seminar dan workshop segenap stakeholder di yayasan darul Fikri pada 3 dan 4 Mei 2025 di komplek perguruan yayasan darul Fikri.
Segenap pengurus di dampingi dengan kepala sekolah dibawah naungan Yayasan Darul Fikri yang juga dibersamai oleh Founder HYM Foundation DR. Muhammad Habibi. M.Pd. melakukan audiensi dengan Bupati Bengkulu Utara terhadap rencana tersebut pada 5 Mei 2025 diruangan Bupati Bengkulu Utara.

“Kami dengan tangan terbuka menyambut baik hal ini dan ini sesuai dengan visi misi Bengkulu Utara dibidang pendidikan, dan kami akan mensuport hal ini” kata Arie Septia Adinata diruangannya.
Harapan ketua yayasan Darul Fikri, Hendri Firmansyah SE,. “Yayasan Darul Fikri akan menjadi model pendidikan masa depan yang insya Allah akan mengangkat nama Bengkulu Utara di kancah nasional, meskipun kita berada jauh dari ibu kota tapi anak-anak kita, punya hak yang sama untuk menikmati pendidikan dengan standar Internasional, dan ini adalah imperium baru penyumbang pada peradaban pendidikan di Bengkulu Utara, dan semoga semua pihak mendukung kebaikan ini,” harap ketua yayasan.
Pewarta : Nadit










