Post : Redaksi
Berita Regional.com Bengkulu Utara – Jembatan gantung desa Pagardin membahayakan nyawa masyarakat yang melewati jembatan tersebut, jembatan yang sering di lewati warga dusun 1 nyaris hampir putus akibat Besi penyangga banyak Berkarat, sejumlah warga tetap bertahan dan nekat gunakan jembatan gantung penghubung yang berada di dusun 1, selasa (13/8/2024)
Pantauan wartawan ke lokasi jembatan gantung di Desa Pagardin terlihat lantai jembatan sudah banyak yang berlobang, pondasi abudment jembatan sudah tidak layak lagi untuk menahan beban, seling jembatan sudah ada yang putus. 
Awak Media langsung kediaman rumah kepala desa untuk menanyakan jembatan gantung tersebut,Kepala Desa Pagardin menuturkan kepada awak Media ,”untuk saat ini tentu bagi saya merupakan suatu tanggapan, karena kejadian itu mulai tahun 2022 sampai 2024 hari ini belum ada sigap dari pemerintah kabupaten Bengkulu Utara, baik itu dari BPBD(Badan Penanggulangan Bencana Daerah) maupun dari selaku pemerintah daerah
Masih kata Eko pastrio sebagai Kades Pagardin ,”terkait dari usaha kami atas pemerintah Desa beserta masyarakat maupun seluruh tokoh yang berada di kecamatan Ulok Kupai tentu tidak ada henti-hentinya, melalui pemerintah kabupaten, pemerintah daerah provinsi,selalu kami sampaikan, menjadi keinginan dan kebutuhan serta harapan kami khususnya Desa Pagardin, “jelas Eko
Harapan masyarakat melalui kepala Desa Pagar Din jembatan gantung agar segera terealisasi, bagaimanapun itu menjadi urat nadi bagi masyarakat kami jangan sampai jembatan gantung itu terputus
Kepala desa Pagar Din sudah berulang kali menyampaikan hampir tiap waktu dan saya juga menyampaikan melalui dinas terkait, baik itu melalui proposal ataupun secara lisan kepada anggota DPRD kabupaten Bengkulu Utara.
saya juga menyampaikan melalui musrembang Kabupaten atau melalui Musrembangcam dan itu juga menjadi skala prioritas, itu pun telah di dukung seluruh kepala desa dan toko masyarakat sampai saat ini belum juga terialisakan, ” tutup Kades Pagar Din Eko Pastrio
Pewarta : Team










