Past By : Redaksi
Berita Regional. Com Bengkulu Selatan – Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIB Manna, Rabu, 14 Oktober 2026. Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan mengikuti Pesantren Kilat Angkatan II Hari ke-14 yang dibimbing langsung oleh Pembimbing Kerohanian Rutan Manna, Bima Aditya, S.Sy., bersama DKM Masjid At-Taubah.
Pesantren kilat kali ini mengusung tema mendalam “Kunci Kembali ke Jalan yang Benar”. Dalam tausiahnya, Bima Aditya mengajak WBP untuk menjadikan masa pidana sebagai momentum hijrah. Menurutnya, kunci untuk kembali ke jalan yang benar adalah dengan taubat nasuha, memperkuat keimanan melalui ibadah wajib dan sunnah, memperbanyak dzikir dan membaca Al-Qur’an, serta memperbaiki diri dan menjaga pergaulan di lingkungan yang positif.
“Kesalahan di masa lalu bukan akhir dari segalanya. Jadikan masa pidana ini sebagai momentum untuk hijrah, memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika kita sudah menemukan kuncinya, maka jalan kebaikan akan terbuka lebar,” ujar Bima Aditya penuh makna di hadapan para WBP.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pesantren kilat merupakan program pembinaan kepribadian unggulan yang terus dijalankan secara konsisten. Ia berharap kegiatan ini menjadi bekal spiritual yang kuat bagi WBP.
“Pesantren kilat ini adalah ikhtiar kita untuk membina hati. Kami ingin WBP tidak hanya menjalani pidana, tetapi juga menemukan jalan hijrah yang sesungguhnya. Dengan ilmu agama yang kuat, mulai dari mengenal huruf hijaiyah, membaca Al-Qur’an hingga praktik shalat yang benar, kami yakin mereka akan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat sebagai insan yang bertaqwa,” tegas Hannibal.
Kegiatan tidak hanya diisi dengan ceramah, namun juga praktik langsung. WBP dibimbing mengenali huruf hijaiyah bagi yang masih belajar Iqro, praktik membaca Al-Qur’an dengan koreksi tajwid, hingga praktik shalat yang benar mulai dari wudhu, gerakan hingga bacaan sesuai tuntunan syariat.
Para WBP terlihat sangat antusias dan khusyuk mengikuti setiap sesi. Kegiatan yang merupakan bagian dari pembinaan kepribadian ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan WBP sebagai bekal kehidupan di masa depan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Pewarta : Nadit Hasan










