Minimal Pengawasan, Aset Negara Bekas Bongkaran Proyek Revitalisasi SDN 165 Bengkulu Utara Diduga Dioper

POST BY : REDAKSI

BERITA REGIONAL.COM BENGKULU UTARA — Pekerjaan proyek revitalisasi bantuan pemerintah pusat di Kabupaten Bengkulu Utara dinilai minim pengawasan dari pihak terkait, Sabtu (5/9/2026).

Terbaru, proyek revitalisasi di SDN 165 Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, menyita perhatian publik. Pantauan awak media di lokasi menunjukkan sejumlah aset bekas bongkaran gedung sekolah, seperti seng dan kayu, sebagian besar sudah tidak berada di tempat.

Aset milik pemerintah tersebut diduga disalahgunakan oleh oknum untuk kepentingan pribadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah material sisa bongkaran disinyalir telah dibawa pulang oleh beberapa orang.

Merujuk pada regulasi yang berlaku, aset bergerak maupun tidak bergerak milik negara/daerah tidak boleh disalahgunakan atau diperjualbelikan tanpa adanya berita acara resmi atau melalui proses pelelangan sesuai aturan hukum.

Saat dikonfirmasi, salah seorang pekerja di lokasi mengaku tidak mengetahui keberadaan material tersebut.

“Kami tidak tahu, Pak, di mana asetnya. Kami ini hanya pekerja,” ujar tukang tersebut.

Upaya konfirmasi dilanjutkan melalui telepon WhatsApp kepada Kepala SDN 165. Kepsek membantah material tersebut berada di kediamannya.

“Itu bukan rumah saya, itu rumah Bendahara Sekolah,” ungkap Kepsek.

Namun, penelusuran awak media menemukan tumpukan material di halaman rumah Bendahara SDN 165 berupa seng bekas, lisplang baru jenis GRC, serta seng warna marun. Hingga kini belum diketahui secara pasti asal-usul material tersebut—apakah berasal dari proyek revitalisasi sekolah atau milik pribadi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak konsultan pengawas belum dapat dimintai keterangan terkait dugaan hilangnya aset negara tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait demi menyajikan informasi yang berimbang. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *