POST BY : REDAKSI
BERITA REGIONAL.COM ARGA MAKMUR, BERITA REGIONAL – Pihak SMKN 9 Bengkulu Utara memberikan klarifikasi resmi menanggapi pemberitaan di sejumlah media terkait proyek revitalisasi sekolah yang dinilai tidak akurat. Kepala SMKN 9 Bengkulu Utara, Deddi Kristian, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan revitalisasi berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
“Menurut kami berita tersebut tidak benar, sebab pekerjaan baru dimulai dan masih dalam proses. Untuk bahan material, semuanya sudah sesuai dengan spesifikasi teknis dan RAB,” ujar Deddi Kristian, Jumat (21/8/2026).
Menjawab isu seputar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Deddi memastikan pihak sekolah telah menyediakan kelengkapan keselamatan bagi para pekerja, mulai dari rompi, helm, sepatu kerja, hingga rambu-rambu peringatan di area proyek. Ia menyebut potensi ketidaksesuaian di lapangan lebih disebabkan oleh kelalaian pekerja dan kesalahan komunikasi.
“Rambu-rambu K3 sudah dipasang demi mengingatkan pekerja. Hanya saja terkadang pekerja lupa menggunakannya. Kami melihat ini hanya miskomunikasi dengan rekan media,” jelasnya.
Deddi mengapresiasi perhatian media terhadap proyek revitalisasi ini, namun ia mengimbau agar insan pers tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam menyajikan berita. Pihak sekolah, panitia, dan konsultan dipastikan terbuka menerima konfirmasi dari media maupun LSM sebagai mitra informasi.
Dalam kesempatan tersebut, Deddi juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu atas bantuan revitalisasi yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat krusial untuk menunjang sarana dan prasarana belajar mengajar.
“Bantuan ini kami gunakan sepenuhnya untuk mendukung fasilitas sekolah. Ke depan, kami masih berharap adanya perhatian lanjutan dari pemerintah pusat dan daerah karena masih banyak gedung yang memerlukan renovasi,” tutupnya.
Pewarta : Nadit










