Beredar Isu Dugaan Salah Satu Perangkat Desa Di kecamatan Talang Empat Isu tak Sedap Kalangan Masyarakat

Post by : Redaksi

‎Berita Regional.com Bengkulu Tengah – Isu Beredar dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang perangkat Desa,disalah satu di Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu,berkembang di masyarakat.minggu, (12/05/2026)

Kabar tersebut mencuat setelah beredar informasi perangkat desa tersebut diduga menjalin hubungan terlarang hingga dikabarkan memiliki anak hasil dari perselingkuhan (luar nika) sesama perangkat desa,inisial (SM) dangan (KN).

Menurut beberapa sumber oknom perangkat tersebut tidak hanya memiliki satu orang selingkuhan, salah satu nya warga setempat,juga jadi selingkuh oknom (SM) yang berstatus istri orang,inisial (TG) dengan ada perselingkuhan tersebut warga merasa terganggu dan tidak nyaman semoga pihak pemerintah Desa dan dinas terkait agar dapat menjadi perhatian khusus agar tidak menjadi polemik di kelangan masyarakat.

Perangkat desa yang berselingkuh diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait tata kelola desa, khususnya mengenai larangan tindakan asusila dan kewajiban menjaga martabat jabatan.

Meskipun tidak secara spesifik dalam Permendes (Peraturan Menteri Desa), aturan utamanya bersumber dari UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 43 Tahun 2014 (yang diubah dengan PP No. 47 Tahun 2015), serta Peraturan Daerah (Perda) masing-masing wilayah.

perselingkuhan tersebut melibatkan perbuatan zina, pelaku dapat terancam sanksi pidana (KUHP baru Pasal 411) yang dapat berakibat pada pencopotan jabatan.

Saat awak Media mengkonfirmasi kebenaranya ke Sekretaris Desa (Sekdes) melalui whatsapp ia menjawab,”Saya malah baru tahu pak KLO ada isu tersebut di kec tl 4. KLO di desa air sebakul saya tidak mendengar pak ada perangkat yg terlibat hal tersebut, Silahkan konfirmasi ke Bu kades pak terkait hal ini, jawaban Bu Sekdes,Selasa, (14/04/2026)

Tidak sebatas itu saja tim Berita Regional. Com mengupayakan melanjutkan kebenarannya hal tersebut,mencoba menghubungi Kepala Desa setempat,namun saat dihubungi whatsapp beliau tersebut, belum aktif

Pewarta : Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *