Post by : Redaksi
Berita Regional.com BITUNG — Kegiatan Tradisi Pasar atau pasar senggol yang digelar di Pasar Girian dalam rangka menyambut momentum akhir tahun berjalan sukses dan memberikan dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan selama hampir dua pekan, terhitung sejak 20 hingga 31 Desember 2025.
Kegiatan pasar senggol tersebut dilaksanakan atas prakarsa AKAMSI (Anak Kampung Sini) Pasar Girian dan mendapat dukungan penuh dari Perumda Pasar Kota Bitung. Kolaborasi antara masyarakat dan Perumda ini menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan yang melibatkan ratusan pedagang dan pelaku UMKM lokal. Kamis 1/1/2026.
Selama pelaksanaan kegiatan, aktivitas jual beli di Pasar Girian mengalami peningkatan signifikan. Para pedagang, pelaku UMKM, serta masyarakat sekitar merasakan langsung manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung dan transaksi ekonomi yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
Ketua Panitia Tradisi Pasar, Hafid Lamsu, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi pasar rakyat, tetapi juga menjadi ruang strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pedagang kecil.
“Selama kegiatan berlangsung dari tanggal 20 sampai 31 Desember, kami melihat langsung peningkatan perputaran ekonomi masyarakat di Pasar Girian. Ini membuktikan bahwa tradisi pasar mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata,” ujar Hafid
Apresiasi juga datang dari para pedagang. Salah satu pedagang Pasar Girian, Erlin Ibrahim, mengaku sangat terbantu dengan adanya ruang usaha yang dibuka melalui Tradisi Pasar akhir tahun.
“Kami sebagai pedagang sangat berterima kasih kepada panitia Tradisi Pasar yang sudah memberi ruang kepada kami untuk berjualan. Meskipun jualan kami tidak seluruhnya habis, namun pendapatan yang kami peroleh jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu. Ini sangat membantu kami,” ungkap Erlin.
Sementara itu, Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Kota Bitung, Vany Kaunang, menyampaikan bahwa kegiatan pasar senggol di Pasar Girian dilaksanakan atas prakarsa masyarakat setempat melalui AKAMSI dan didukung sepenuhnya oleh Perumda Pasar.
Ia berharap tradisi pasar seperti ini dapat terus berlangsung setiap akhir tahun karena terbukti membuka kesempatan berusaha bagi para pedagang, khususnya menjelang pergantian tahun.
“Dengan semangat harmonisasi, sejalan dengan visi Pemerintahan HHRM, Perumda Pasar selalu melibatkan masyarakat dalam upaya kolaborasi untuk menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan adil bagi setiap komunitas pasar tradisional di Kota Bitung,” ujar Vany Kaunang.
Dengan keberhasilan Tradisi Pasar akhir tahun di Pasar Girian ini, diharapkan kolaborasi antara Perumda Pasar, masyarakat, dan pedagang dapat terus diperkuat demi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (Ak)










