Post by : Redaksi
Berita Regional.com BITUNG — Aksi pencurian kembali terjadi di Pasar Girian dilahan milik perumda pasar dan kian mempertegas kondisi darurat keamanan di pusat aktivitas ekonomi rakyat tersebut. Sebuah kios milik pedagang bernama Erni Dehi dibongkar pada Senin subuh, menyebabkan kerugian hingga Rp30 juta dan memunculkan sorotan tajam terhadap lemahnya pengawasan serta tanggung jawab pengelola pasar.
Peristiwa pembongkaran dan pencurian itu diduga terjadi saat kondisi pasar masih sepi. Kios milik korban yang berada di dalam kawasan Pasar Girian dibobol oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Mendengar kabar tersebut, Erni Dehi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, korban mendapati kiosnya dalam kondisi rusak dan sejumlah barang dagangan telah raib.
“Barang saya habis diambil. Lima karung besar pakaian dan satu karung besar mainan anak-anak hilang. Kalau ditotal, kerugian saya sekitar Rp30 juta,” ujar Erni kepada wartawan.
Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada suaminya dan bersama-sama membuat laporan resmi ke pihak kepolisian agar pelaku dapat segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Saya minta polisi menindaklanjuti laporan ini dengan serius. Ini bukan kejadian pertama, dan pedagang sudah sangat resah,” tegasnya.
Selain kepada aparat penegak hukum, korban juga secara terbuka meminta perhatian pemerintah daerah, khususnya Perumda Pasar Kota Bitung, agar tidak lagi abai terhadap keamanan pedagang.
“Pasar ini seharusnya aman. Kami bayar retribusi, tapi keamanan seperti tidak dijaga. Kami minta Perumda Pasar bertanggung jawab dan memperketat pengawasan,” kata Erni.
Kasus pencurian yang kembali terjadi ini menambah panjang daftar keluhan pedagang Pasar Girian. Para pedagang menilai sistem keamanan pasar masih lemah dan meminta langkah konkret, mulai dari penjagaan rutin hingga pemasangan sarana pengamanan yang memadai, agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas laporan tersebut. (Ak)










