Dugaan Realisasi Pembangunan Proyek Revitalisasi SMPN 17 Satap Kaur Tak Sesuai Spesifikasi RAB

‎Post By : Redaksi
‎
‎Berita Regional.com Kaur – Terpantau langsung oleh awak media online berita regional.com saat turun langsung ke lapangan, diketahui Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMPN 17 Satap Kaur Provinsi Bengkulu dengan anggaran cukup besar yakni Rp 2.190.733.153,- dari APBN tahun anggaran 2025 kuat menuai dugaan penyelewengan. Sabtu, (15/11/2025).
‎
‎Proyek yang memiliki pagu anggaran yang cukup pantastis ini dikerjakan secara swakelola oleh Direktorat Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal PAUD Dasmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini mencakup dua kegiatan yakni pembangunan gedung baru dan rehab gedung bangunan yang lama.
‎
‎Ketika awak media mendatangi lokasi proyek pembangunan tersebut, secara kebetulan hanya bertemu dengan kepala tukang dan beberapa orang anggota pekerja yang berada di lokasi.
‎
‎Saat awak media berkeliling dan meninjau lokasi proyek tersebut, pada pembangunan rehab gedung kelas ditemukan dugaan bahwa penggunaan kayu pada bangunan tersebut berasal dari limbah bangunan lama yang kemudian dipergunakan kembali, hal ini diduga demi meraup keuntungan yang besar dalam kegiatan proyek tersebut, dan bukan hanya itu, dugaan kuat juga terdapat pada beberapa tiang bangunan tidak memiliki cakar ayam melainkan beberapa tiang bangunan  proyek tersebut hanya menempel pada slop diatas pondasi.
‎
‎Kepala tukang ketika dikonfirmasi langsung oleh awak media di lokasi kegiatan proyek tersebut terkait limbah kayu bangun lama yang dipakai kembali untuk dibuat pintu lasi, serta besi tiang bangunan yang tidak tertanam langsung dari pondasi, melainkan hanya menempel di slop bangun tersebut menyampaikan dengan raut wajah yang lesu.
‎
‎”Kami disini hanya pekerja pak, apa yang disuruh maka itulah yang kami kerjakan”, Sampainya.
‎
‎Sementara, Kepala Sekolah SMPN 17 Satap Kaur dan pengelola proyek tidak berada di kantor karena sedang dinas luar ke Jakarta guna menghadap Kementerian, sehingga awak media tidak bisa melakukan konfirmasi langsung secara detail.
‎
‎Masyarakat dan pihak terkait berharap agar proyek ini dapat diawasi dengan ketat untuk memastikan bahwa anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah pusat dapat digunakan secara efektif dan efisien. Dugaan penyelewengan ini juga menimbulkan banyak pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.
‎
‎Proyek Revitalisasi SMPN 17 Satap Kaur ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa-siswi serta para guru di sekolah tersebut, oleh karena itu dugaan penyelewengan ini harus diusut tuntas untuk memastikan bahwa anggaran yang digelontorkan dari pemerintah pusat ini dapat digunakan secara efektif dan efisien.
‎
‎Sekali lagi, kami sangat berharap agar kiranya pihak berwenang dapat segera menginvestigasi dugaan penyelewengan ini dan mengambil tindakan tegas yang sesuai dengan hukum undang-undang yang berlaku apabila nantinya terbukti ada penyelewengan dalam kegiatan proyek Revitalisasi ini. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang transparan dan akuntabel tentang pengelolaan setiap anggaran yang digelontorkan pemerintah.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, awak media terus mencoba menghubungi Kepala Sekolah SMPN 17 Satap Kaur, namun belum mendapatkan konfirmasi langsung secara jelas. Kami akan terus memantau perkembangan pada proyek ini dan kami juga akan memberikan informasi yang lebih akurat lagi terhadap masyarakat kedepannya.
‎
‎Pewarta : Lanang TurKi
‎

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *