Gerak Cepat, dan Tepat, Jurus Jitu Pemerintah Pusat Meningkatkan Swasembada Pangan Nasional melalui “OPLAH” Kementan RI

Post by : Redaksi

Berita Regional.com Lebong – Upaya mencapai swasembada pangan nasional bukan hanya menjadi program semata. Terbukti pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian, salah satunya melalui optimalisasi lahan pertanian (OPLAH) peningkatan saluran irigasi .

Kepala Dinas pertanian Hedi Perindo Melalui Kepala Bidang PSP , Budi Utomo menyebut Presiden menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Sehingga, peran PPL termasuk dinas pertanian, Bulog, Badan Pangan Nasional, Pupuk Indonesia hingga TNI Polri di seluruh wilayah juga sangat dibutuhkan.

“Para PPL yang saya cintai, ditangan Anda pangan Indonesia. Pangan bermasalah, negara bermasalah,” ujar Budi.

Budi pun menegaskan, peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) dalam mendukung program Optimalisasi Lahan di kabupaten Lebong sangat penting, khususnya dalam mendukung program swasembada pangan dan peningkatan produksi pertanian melalui peningkatan saluran irigasi .

Peran PPL,Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani berperan sebagai garda terdepan di lapangan yang aktif mendampingi petani, memberikan bimbingan teknis, serta memastikan pelaksanaan melalui Peningkatan optimalisasi Lahan berjalan sesuai rencana.ujar Budi.

Senada dengan beberapa perwakilan ketua Kelompok Tani , sdr Adi ketua kelompok Tanjung sembada bahwa dengan adanya kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat melalui optimalisasi Lahan peningkatan saluran irigasi sangat terbantu dan bermanfaat bagi kami para petani, ujar adi.

Ditambahkan kepala Bidang PSP, Budi Utomo,bahwa untuk mengoptimalkan lahan peran penyuluh sangat penting ,Kementan meluncurkan e-Pusluh, sistem pelaporan berbasis teknologi.

Selaku penanggung Oplah Provinsi Bengkulu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian berkesempatan langsung melakukan penguatan kapasitas bagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Babinsa ,dan pengurus kelompok dan Gabungan kelompok tani.ujarnya saat diwawancarai awak media.

“Untuk mendukung percepatan swasembada pangan, peran PPL dinilai sangat penting dalam mendukung dan mendampingi petani di seluruh Indonesia termasuk Lebong. Penyuluh memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam pendampingan petani dalam memberikan edukasi, bimbingan teknis, serta membantu petani dalam mengadopsi teknologi pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Peran Babinsa pun tak kalah penting dalam memastikan proses pelaksanaan berjalan baik,” papar Budi.

Dihadapan para PPL dan Babinsa Kabupaten Lebong, Kapuslatan menegaskan aplikasi e-Pusluh berbasis adroid menjadi salah satu instrumen utama dalam memantau perkembangan .

Kapuslatan juga mengingatkan bahwa penyuluh diwajibkan untuk menyampaikan laporan harian yang selanjutkan di verifikasi oleh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Evaluasi capaian dilakukan setiap bulan oleh koordinator guna meningkatkan akurasi dan efektivitas pelaporan.

Selain pelaporan, penyuluh pertanian juga bertanggung jawab dalam mendampingi petani dalam identifikasi lokasi, luas tanam, serta pengelolaan sarana produksi seperti benih, pupuk, dan pengendalian hama.

“Dengan koordinasi yang intensif dan sistem pelaporan yang terintegrasi, Kementan berharap program Optimalisasi Lahan dapat berjalan dengan optimal, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan target swasembada pangan yang berkelanjutan akan tercapai. Jangan kita sia-siakan investasi pemerintah dalam membangun kabupaten Lebong melalui peningkatan saluran irigasi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebong, Hedi Perindo tak hentinya menghimbau PPL untuk aktif mendampingi petani dalam Optimalisasi Lahan agar dapat dirasakan manfaatnya.

“Strategi Pemkab Lebong dalam pencapaian target meningkatkan IP 100 ke IP 200 adalah pertama mengubah mindset petani dari petani tradisional menuju kemandirian pangan, penyusunan jadwal tanam padi poktan (luas eksisting sawah, luas panen dan penyiapan lahan), serta sosialisasi Gerakan pemkab lebong launcing Menanam Padi ,jagung dan kedelai ,Bila kita bergerak bersama saya yakin kita bisa mencapai target swasembada pangan yang di inginkan. Kita tetap semangat, bergerak cepat, tepat, bersama-sama wujudkan swasembada pangan nasional khususnya Kabupaten Lebong”.

Pewarta : Rahman(Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *