Post by : Redaksi
Berita Regional.com Bitung – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kota Bitung bersama YCMI Divisi Pedagang di kantor DPRD, Kamis (11/9), diwarnai dukungan besar dari ratusan pedagang Pasar Girian terhadap Perumda Pasar Kota Bitung.
Sejumlah pedagang menilai kehadiran tiga direksi baru, yakni Ramlan Mangkialo, Ronny Boham, dan Fanny Kaunang, membawa perubahan signifikan. Mereka mengaku kini dapat berusaha lebih nyaman setelah terbebas dari pungutan liar oknum tertentu.
“Direksi baru memberi kemerdekaan kepada pedagang. Sekarang kami punya kepastian hukum dan berdokumen resmi dari Perumda dengan tarif sewa Rp8.500 per hari. Itu jauh lebih ringan dibandingkan pengelolaan swasta yang mencapai Rp50 ribu hingga Rp200 ribu per hari,” ujar Jhoni, pedagang Pasar Girian.
Senada, Ahmad, pedagang lainnya, menambahkan bahwa penerapan standar operasional (SOP) Perumda juga memberi ruang musyawarah dalam setiap kebijakan pasar. “Torang kwa so merdeka sekarang. Perjanjian sewa lebih rendah dan tidak berisiko. Kalau ada dokumen, bangunan kita jadi legal dan ada jaminan penggantian jika nanti ada renovasi atau pembangunan baru,” katanya.
Dukungan pedagang terus mengalir sepanjang jalannya RDP, meski sebagian besar pembawa aspirasi yang hadir bukan pedagang. Bahkan, di penghujung rapat jumlah pedagang yang mendukung Perumda semakin bertambah, termasuk sebagian pedagang Pasar Cita yang sebelumnya mendapatkan kebijakan sewa gratis setahun dari Wali Kota.
Dalam pemaparannya, Direksi Perumda Pasar menjelaskan capaian dua bulan terakhir, termasuk penguatan keuangan dan rencana perbaikan fasilitas pasar. Ketua DPRD Bitung, Vivi Ganap, yang memimpin RDP, menyatakan dukungan penuh kepada Perumda. Ia optimistis pasar di bawah pengelolaan direksi baru akan berkembang dengan tata kelola yang lebih baik. (Ak)










