Bupati BU Kirimkan Beras 32 Ton Berharap Atasi Krisis Pangan di Pulau Enggano

Post by : Redaksi

Berita Regional.com Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu menggunakan beras cadangan pemerintah (BCP) untuk mengatasi krisis pangan yang melanda warga Kepulauan Enggano akibat dampak pendangkalan Alur Pulau Baai, Bengkulu.

Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata menyatakan, warga kepulauan Enggano yang terdampak pendangkalan Alur tersebut membutuhkan uluran tangan pemerintah sebanyak 4.360 jiwa.

“Pemkab Bengkulu Utara telah mengirim surat kepada pak Gubernur terkait permintaan menggunakan beras cadangan pemerintah tersebut,” katanya.

Akibat pendangkalan Alur ini, sebagian besar masyarakat di Pulau Enggano mengalami krisis kebutuhan bahan pokok.

Selain dengan Pemprov Bengkulu, Pemkab Bengkulu Utara juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri terkait penyaluran bantuan ke Kepulauan Enggano.

Menurut Bupati, penyaluran bantuan beras pada bulan Juni 2025 tahap pertama sebanyak 16 ton beras untuk kebutuhan masyarakat selama dua minggu.

Kemudian tahap kedua 16 Ton beras menggunakan kapal nelayan untuk kebutuhan hingga akhir bulan Juni 2025.

“Untuk mengurangi beban warga kita di Pulau Enggano, bulan ini sudah kami distribusikan sebanyak 32 Ton beras cadangan pemerintah,” terang Bupati Arie.

Saat ini, Pemprov Bengkulu telah berupaya untuk mengatasi pendangkalan Alur di Pulau Baai Bengkulu. Sementara warga di Kepulauan Enggano sembari menunggu pengerukan selesai, masyarakat harus transit menggunakan kapal Pelindo menuju kapal perintis.

“Jadi, transportasi laut dari Pulau Baai menuju Kepulauan Enggano begitu pula sebaliknya harus dilansir menggunakan kapal kecil karena alur di Pulau Baai belum bisa dilewati. Semoga kondisi ini segera terselesaikan dan aktivitas masyarakat di Pulau Enggano kembali lancar,” pungkasnya. (Nadit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *