Kreativitas Alat Musik Cakalang Kota Bitung Sebagai Pendukung Promosi Daerah

Post by : Redaksi

Berita Regional.com Bitung – Inovasi terus dikembangkan oleh para pelaku seni di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Salah satu yang mencuri perhatian adalah penciptaan alat musik kreatif bertema Cakalang oleh Sanggar Seni Budaya Sumuwuk. Terinspirasi dari ikon kota Bitung, yaitu ikan cakalang, alat-alat musik ini tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata yang unik dan menarik.

Tahun lalu, alat musik Marca (Marakas Cakalang) telah diperkenalkan melalui pertunjukan kolaboratif dengan kolintang dan disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata, Gubernur Sulawesi Utara, dan Wali Kota Bitung. Tahun ini, Sanggar Sumuwuk kembali meluncurkan tiga alat musik kreatif baru: Gitar Cakalang, Cajon Cakalang, dan Suling Cakalang.

Ketiga alat musik tersebut telah dipromosikan melalui program Siaran Budaya RRI Manado dan mendapat sambutan positif dari masyarakat serta komunitas musik. Desainnya yang terinspirasi dari bentuk dan karakteristik ikan cakalang menjadikannya bukan sekadar alat musik, tetapi juga karya seni yang sarat makna lokal.

Reymond Katuuk, M.Pd., pendiri dan pemusik Sanggar Sumuwuk, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian ini.

> “Alat musik yang kami kembangkan adalah hasil ide kreatif tim, dikerjakan secara mandiri dan swadaya. Lewat simbol cakalang, kami ingin menghadirkan sesuatu yang unik dan bernilai budaya sebagai bagian dari promosi daerah,” ujarnya.

 

Alat musik ini juga dinilai sebagai simbol kekayaan budaya Minahasa yang hidup di tengah masyarakat Sulawesi Utara. Menurut Henny Sompotan, penyiar Radio Pro 4 RRI Manado, perpaduan alat musik tradisional seperti kolintang dengan suling menghasilkan harmoni yang mencerminkan nilai-nilai tradisi.

> “Alat-alat musik ini bukan hanya untuk pertunjukan, tetapi juga menjadi media ekspresi dalam perayaan masyarakat lokal. Pelestarian ini penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya leluhur,” katanya.

 

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Bitung, Altin Tumengkol, S.IP., M.Si., turut memberikan apresiasinya.

> “Karya ini mencerminkan identitas lokal yang kuat. Saya mengapresiasi kreativitas tim Sanggar Sumuwuk karena telah berkontribusi mengangkat nama Bitung di kancah nasional maupun internasional.”

 

Ronald, perwakilan tim pengrajin, berharap pemerintah turut memberikan dukungan terhadap alat musik yang mereka kembangkan. Sementara itu, Tenny Sagay, S.Pd., Koordinator Pertunjukan Musik Sanggar Sumuwuk, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mempromosikan alat-alat musik ini melalui kolaborasi kreatif, baik dengan lagu daerah maupun aransemen musik modern.

Dengan sentuhan inovatif dan semangat pelestarian budaya, kreativitas alat musik cakalang dari Kota Bitung menjadi wujud nyata kontribusi seni lokal dalam mendukung promosi daerah dan memperkuat identitas budaya di tengah masyarakat modern.

 

Pewarta : Ak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *