Post by : Redaksi
Berita Regional.com Bitung — Sebuah mobil tangki BBM terekam kamera warga saat diduga sedang menyuplai Bio Solar bersubsidi ke kapal SPOB (Self Propelled Oil Barge) di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Aktivitas tersebut diduga melibatkan pengumpulan solar subsidi dari SPBU melalui pengepul, yang kemudian disalurkan kembali ke kapal.
Seorang warga menyampaikan bahwa praktik ini telah lama berlangsung dan merugikan masyarakat kecil.
“Sudah lama ini terjadi, bang. Mobil tangki itu ngambil solar dari beberapa SPBU lewat orang-orang tertentu, lalu dikirim ke kapal. Tapi kami masyarakat biasa yang sering kehabisan BBM,” ujar warga yang meminta namanya tidak disebutkan.
Desakan untuk menindak tegas mafia BBM juga datang dari Ketua Komisi III DPR RI, Marten Daniel Tumbelaka (MDT). Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Kapolda Sulawesi Utara, MDT menegaskan bahwa penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi telah menyusahkan masyarakat, terutama di Kota Bitung.
“Penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi membuat masyarakat makin susah, apalagi di Bitung. Saya yakin Dirkrimsus Polda Sulut bisa bekerja secara profesional dan menindak tegas para pelaku,” tegas MDT.
Ia juga meminta Kapolda Sulut dan Kapolres Bitung untuk menjadikan kasus mafia BBM sebagai atensi utama. MDT mendesak agar pelaku-pelaku yang masih berkeliaran segera ditangkap dan diproses secara hukum.
“Saya minta Kapolda dan Kapolres menjadikan ini atensi khusus. Tangkap mafia BBM yang menyusahkan rakyat. Jangan biarkan mereka merajalela,” tambahnya.
Pihak berwenang seperti Polda Sulut, Polres Bitung, KSOP, dan Pertamina juga didesak untuk memeriksa legalitas seluruh pihak yang terlibat, termasuk PT Migas sebagai transportir, kapal SPOB, dan SPBU. Penelusuran apakah mereka memiliki Izin Niaga Umum (INU) atau tidak harus dilakukan secara menyeluruh.
Masyarakat berharap penegakan hukum terhadap mafia BBM bersubsidi dilakukan secara terbuka dan tanpa pandang bulu, demi keadilan dan kepastian distribusi energi yang berpihak kepada rakyat.
Pewarta : AK










