Insiden Crane Roboh di Bitung, Pelindo Bungkam dan Tutup Akses Media

Post by : Redaksi

Berita Regional.com Bitung — Sebuah alat berat crane pengangkut kontainer dilaporkan roboh di area dermaga Pelabuhan Peti Kemas Bitung. Kejadian ini menjadi viral di media sosial, khususnya di Facebook, dan memicu perhatian publik.

Berdasarkan pantauan awak media, insiden ini diduga terjadi akibat kelalaian dari pihak Pelindo Bitung. Crane tersebut roboh di dekat area perahu milik nelayan yang sedang bersandar di pelabuhan.

Namun, ketika awak media mencoba meliput langsung di lokasi, mereka mendapat larangan dari pihak keamanan Pelindo. Jurnalis tidak diperbolehkan masuk ke area dermaga maupun mengambil dokumentasi foto atau video. Larangan ini disebut sebagai instruksi langsung dari pimpinan Pelindo Bitung.

Salah satu perwakilan Pelindo menyampaikan bahwa seluruh informasi dan dokumentasi resmi hanya akan disampaikan melalui satu pintu, yakni melalui Pak Wendra dari TPK Sekretariat Pelindo. “Nanti bisa hubungi Pak Wendra, semua dokumentasi lengkap ada di Instagram,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Humas dan Umum Pelindo Peti Kemas menegaskan bahwa mereka tidak dapat memberikan pernyataan resmi, dan dokumentasi hanya bisa diakses setelah ada rilis resmi. Awak media pun diminta untuk meninggalkan nomor kontak dan tidak mengambil gambar atau video di lokasi.

Tindakan pelarangan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan jurnalis dan publik: ada apa sebenarnya yang sedang ditutupi?. (AK)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *