Diduga Hanyut, Pemuda Karang Anyar II Ditemukan Tewas Disungai Desa Lubuk Sahung

Post by : Redaksi

Berita Regional.com Bengkulu Utara -Jenazah diduga (D) pemuda asal Karang Anyar II, Kecamatan Arga Makmur, yang dilaporkan hilang di kawasan Wisata Kemumu Kecamatan Arma Jaya, pada Senin (20/01/2025).

Dengan Kronologis Pada hari senin, 20 Januari 2025 pukul 15.00 WIB korban memasuki obyek wisata palak siring seorang diri. Menurut informasi dari petugas penjaga pintu gerbang obyek wisata Hingga pukul 18.30 WIB korban belum juga kembali. Sehingga petugas melakukan penyisiran, namun korban tetap tidak ditemukan. Keluarga ikut mencari korban kedalam obyek wisata dibantu oleh warga setempat, masyarakat dari kecamatan Arma Jaya, Kecamatan Arga Makmur, Kecamatan Lais, TRCD BPBD Bengkulu Utara, Pihak pemerintahan Kelurahan Kemumu, Polres Bengkulu Utara, Kodim 0423 Bengkulu Utara serta relawan. Hingga pukul 02.00 dini hari korban masih belum ditemukan.

Kemudian dilakukan upaya Tim TRCD BPBD Bengkulu Utara meminta bantuan kepada Basarnas Bengkulu untuk membantu proses pencarian korban. Proses pencarian korban dilakukan dengan menyisir sungai nokan serta pencarian di darat.

Pencarian dihentikan untuk sementara pada pukul 03.00 WIB mengingat kondisi cuaca turun hujan. Pencarian akan dilakukan kembali pada pukul 06.00 WIB pada hari Selasa, 21 Januari 2025.

Akhirnya ditemukan oleh warga setempat di aliran sungai Desa Lubuk Sahung, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara.

Jenazah, tampak tersangkut di batu ditengah sungai dengan kondisi yang mengenaskan akibat terseret arus sungai. Melihat ada jenazah, warga tersebut melaporkan ke Pemerintah Desa Lubuk Sahung.

Alhamdulillah, korban ditemukan di sungai desa kita pagi ini, pagi tadi warga kita yang melihat saat mau lokasi tempat biasa melepas sapi yang tak jauh dari sungai tempat korban ditemukan,” ucap Kadi, Kades Lubuk Sahung, pada Selasa (21/01) pagi.

Pewarta : Team

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *