Program Pelaksana Pembangunan Desa Sarana Olahraga Di Desa Sido Luhur, Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi Teknis Dan RAB

Post by : Redaksi

Berita Regional.Com Bengkulu Utara – Program pelaksana pembangunan desa sarana olahraga di desa Sido luhur kecamatan Padang jaya, kabupaten bengkulu utara provinsi bengkulu, yang mana progam pembangunan tersebut diduga gagal perencanaan.

Pelaksanaan pembangunan sarana olahraga di dusun II, satu (1) paket, sumber dana desa tahun anggaran 2024, dengan pagu anggaran yang cukup fantastis mencapai RP.177.400.000,. Waktu pekerjaan 75 hari kerja, mulai 24 September 2024, selesai 10 Desember 2024.

Hal ini terungkap dari laporan warga yang tidak mau di sebutkan namanya “lihat saja pak pekerjaan itu kemarin ambruk, kegiatan ini diduga gagal perencanaan, sehingga Hal ini terjadi, tuturnya.

Lebih lanjut sumber menerangkan ” walaupun sekarang sudah di perbaiki oleh pemerintah desa, menurut kami tidak cukup hanya di perbaiki saja, tentu ada sebab dan akibat terjadinya ambruknya pelipis tebing tersebut.

Kami berharap pihak yang terkait untuk mengusut tuntas terkait dugaan gagal perencanaan tersebut, sebab anggaran yang di gunakan tidak sedikit, tutupnya.

Mendapatkan laporan dari warga, awak media turun langsung ke lokasi kegiatan sarana olahraga di desa Sido luhur 15-1-2025, dilokasi tersebut awak media melihat pelapis tebing yang ambruk sudah di perbaiki oleh pemerintah desa.

Tidak sampai disitu awak media melihat pelapis tebing tersebut sudah mengalami retak di beberapa titik kegiatan pelapis tebing tersebut, diduga kuat pekerjaan sarana olahraga tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan RAB.

Pengamatan awak media ada beberapa kejanggalan dari rencana anggaran biaya (RAB) mulai dari matrial Hinga HOK pekerja, menurut keterangan selebar (RAB) yang diketahui oleh kepala desa dan camat.

Awak konfirmasi kepada PJs kades Sido luhur “ia benar pelapis tebing tersebut ambruk, waktu pekerjaan itu belum selesai masih tahap finishing, sekarang sudah kami perbaiki. Ungkapnya 15-1-2025.

Beliau juga menambahkan “untuk biaya renovasi pelapis tebing yang ambruk tersebut, kami sumbangan termasuk pemotongan gaji honor di desa, untuk anggaran yang dibutuhkan kurang lebih 30 juta, itupun banyak yang belum bayar sumbangan, jelasnya kepada awak media.

Lebih lanjut beliau menuturkan “untuk rencana anggaran biaya (RAB) kami ada perubahan RAB yang diketahui oleh pihak kecamatan dan pihak-pihak yang terkait, tutupnya.

 

Pewarta : Team

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *