Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara Siap Membantu Warga Kurang Mampu

Post By : Redaksi

Berita Regional.com Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara yang dipimpin oleh Agus Sudrajat Warga Masyarakat, Khususnya Masyarakat Di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara Mengetahui Adanya Program Bantuan Warga Yang Kurang Mampu Untuk Berobat.

Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara Agus Sudrajat mengatakan, Bahwa Jika Warga Yang Tidak Mampu Jangan Takut Jika ingin Berobat. Karena, Pemda Bengkulu Utara Memiliki Program Bantuan Dan Layanan Pendukung Selama Pengobatan Bagi Warga Kurang Mampu Yang Telah Terdaftar Sebagai Peserta BPJS .

Agus Menambahkan Sesuai Perbup Nomor 29 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Daerah, Bahwa Peserta BPJS Dapat Memperoleh Bantuan Pendukung Pelayanan Lainnya. Artinya, Tanggungan Bukan Hanya Pada Biaya Pengobatan, Namun Hal Lain Seperti Biaya Transportasi Untuk Dirujuk Ke Rumah Sakit Luar Daerah Dan Juga Anggaran Makan Bagi Keluarga Yang Mendampingi Menunggu Sang Pasien.

Bantuan ini Dikhususkan Bagi Pasien BPJS Kurang Mampu Atau BPJS . Yakni, Peserta BPJS Yang Iurannya Ditanggung Oleh Pemerintah.

Adapun Rincian Bantuan itu Adalah Biaya Makan Selama 4 Hari Dengan Total 1 Juta Rupiah Atau 250 Ribu Perhari. Sehingga Bantuan Makan Minum Untuk Penunggu Pasien Berrupa Bantuan Uang Tunai.

Sementara itu Juga Terdapat Bantuan Transportasi Pesawat Atau Bus Jika Pasien Harus Dirujuk Ke Luar Daerah Propinsi Sebesar 5 Juta Rupiah.

Menurut Agus, selama ini terdapat banyak keluhan warga yang tidak punya uang jika keluarganya harus di rujuk ke RS lain. Sehingga selama ini banyak warga yang tidak jadi dirujuk akibat tidak ada ongkos tiket.

Hal itu karena berbagai pengeluaran tersebut tentu di luar tanggungan BPJS. Sehingga bantuan bantuan tadi merupakan upaya agar pengobatan bagi Warga Bengkulu Utara Tidak Terhalang Lagi.

Program ini Diakui Agus Sudrajat Sudah Berlaku Sejak Oktober 2022 dengan Sumber Dana Yang Berasal Dari APBD Bengkulu Utara. Sejauh ini Program Bantuan Pendukung Pengobatan Telah Tersalurkan Kepada 82 Pasien, Yang 6 Diantaranya Dirujuk Ke Sejumlah Rumah Sakit Di Jakarta, Jawa Dan Palembang.

Agus Menambahkan, “ Karna ditahun 2023 sudah habis anggaranya Mudah-mudahan ditahun 2024 ini akan kita tambah lagi kuota apa bila ini masih bisa di angarkan yang jelas kita berusaha untuk masyarakat yang berhak menerima bantuan,” tutup Agus.

Pewarta : Nadit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *