Keluh Kesah Para Petani Sawah Di Kabupaten Kaur Akibat Kemarau Kembali Melanda

Post By : Redaksi

Berita Regional.com Kaur – Dengan musim kemarau yang berkepanjangan kembali melanda, hal ini tentu memebuat para petani kembali menjerit dalam mengelolah sawah mereka untukkembali bercocok tanam padi. Senin, (25/12/2023).

Seperti halnya yang dialami Pak Adi (46) warga Desa Cucupan Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, Yang beberapa waktu lalu, beliau telah selesai bercocok tanam padi di sawah miliknya, namun pada waktu itu gagal dikarenakan dilanda kemarau berkepanjangan.

Dalam kesehariannya Pak Adi menderes karet untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, kalaupun belum turun musim bersawah aktivitas kesehariannya Pak Adi menafkahi keluarganya sebagai petani karet di kebun miliknya sendiri. Dengan dilanda kemarau berkepanjangan ini, bukan hanya Pak Adi, namun hampir semua petani di Desa tersebut menjerit dalam menafkahi keluarga mereka.

Saat dikonfirmasi langsung oleh awak media Berita Regional.com, Pak Adi meluapkan keluhannya sebagai petani sawah yang pada saat ini sangat susah untuk menafkahi keluarganya, “Kami sangat berharap hujan turun, karena kami selaku petani sawah tada hujan ini, hanya bisa untuk bercocok tanam padi secara normal kalau hujan tiba, namun kalau sekarang apa boleh buat, kemungkinan besar gagal kembali”, Keluh Pak Adi.

Lebih lanjut Pak Adi, “Ini contohnya, rencana kami ingin mengambil air di anak sungai ini untuk mengaliri sawah kami, namun anak sungai kinipun tidak mengalirkan air lagi akibat kemarau yang kembali melanda ini, kini mencari ikan di aliran anak sungai pun untuk lauk makanpun tidak bisa lagi, jadi kami masyarakat petani sekarang ini merasa serba susah dalam menafkahi keluarga”, Pungkas Pak Adi.

Pewarta : Elep

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *