Plt Bupati Kaur Meninjau Jembatan Gantung Penghubung Satu-Satunya Yang Sudah Menghawatirkan

Post : By Redaksi

Berita Regional.com Kaur – PLT Bupati Kaur Herlian Muchrim.ST meninjau lokasi jembatan gantung yang terletak di Dusun Sido Rejo Desa Suka Jaya Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur.

Bersama Salah satu anggota DPRD kabupaten Kaur Bapak Muslih. S.Pd, Ismawar hasdan. St,M.Si Selaku Kadis PUPR Kabupaten Kaur, dan beberapa Porkopemda lainnya. Senin, (25/09/2023)

“Dalam kunjungan ini untuk mengetahui secara lasung kondisi jembatan gantung sebagai penghubung antar dusun dan beberapa desa di Kecamatan Nasal.

Dimana untuk jembatan gantung seberang manula tersebut salah-satu penghubung antara dusun sidorejo Desa Merpas, Dusun Bangun Bersama Desa Batu Lungun dan dusun 4 dengan Desa Sukajaya Kecamatan Nasal yang telah rusak dan membahayakan pengguna jalan.

Setelah melihat kodisi jembatan gantung ini ,telah mendapat perhatian serius oleh Plt Bupati Kaur Herlian Muchrim bersama rombongan, saat itu juga PLT Bupati Kaur segera mengambil langkah dan upaya agar segera melakukan perbaikan.

Dikatakan Herlian muchrim.ST Selaku Plt Bupati Kaur, kehadirannya bersama Rombongan, agar nanti saat pengesahan anggaran perubahan bisa langsung mengetahui dan melihat langsung kondisi jembatan yang secara kasat mata ini memang sudah tidak layak lagi dilalui oleh warga.

“InsyaAllah, Akan dipastikan jembatan gantung ini akan direhabilitasi tahun ini, dengan menggunakan anggaran APBD-P dan bila anggaran mencukupi akan menambah jalan rabat beton untuk memudahkan akses masyarakat,” Terang Herlian

Mukhlisin Selaku Kepala Desa Sukajaya, kami atas nama mewakili dari Tiga dusun menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur khususnya Plt Bupati Kaur beserta Anggota DPRD dan Dinas terkait, yang telah merespon keluhan masyarakat atas insfratruktur jembatan gantung yang sudah rusaknya ini”.

“kami ucapkan terimakasih atas kunjungan bapak PLT Bupati dan rombongan yang telah melihat secara lasung kondisi jembatan gantung ini, dimana jembatan gantung ini merupakan satu-satunya akses masyarakat menuju kebun, mengangkut hasil kebutuhan dan juga akses para anak pelajar dari tiga dusun untuk berangkat dan pulang sekolah, terkadang mengkuatirkan dan bisa membahayakan karena kondisinya benar-benar sudah rusak Berat, dan sewaktu-waktu bisa saja putus,”.Jelas Mukhlisin

 

Pewarta : Royen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *