Kisah Nyata Perjuangan Kakek berusia 76 Tahun Melakukan Perjalanan Ke Gunung Kumbang

Post By : Redaksi

Berita Regional.com Kaur – Salah Seorang warga asal kota Bengkulu, yang sudah memasuki usia 76 tahun, yang bernama, Rasidi Zahari dengan Gelar Pangeran Kelling, melakukan perjalanan ke Gunung kumbang, yang berlokasi di Daerah Perbatasan Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Palembang Sumatra Selatan. Kamis, (07/09/2023).

Yang memulai perjalanan dari Daerah pekan Seringgit Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, dengan anggota berjumlah 13 orang, tepatnya hari Jumat, 25/08 sampai minggu, 27/08.

Hal yang sangat luar biasa di lakukan oleh seorang kakek tua (Razidi zahari) menempuh perjalanan mendaki Gunung Kumbang, dengan jarak tempuh 4 sampai 5 jam dengan berjalan kaki, karena tidak ada jalan kendaraan untuk menuju lokasi Gunung kumbang, dengan perjalanan naik dan turunan yang terjal tidak membuat perjalanan seorang Razidi Zahari(Pangeran Kelling) dan anggota terhambat, dan selalu Optimis Untuk Sampai Ke wilayah menara Gunung kumbang, untuk memulai membangkitkan kembali Peristiwa Silam Kerajaan Seriwidjaya.

Mendengar cerita dari kakek tua, Razidi zahari (Pangeran kelling), Saya waktu itu di tahun 1980 lalu, sudah pernah ke lokasi menara Gunung Kumbang bersama Alm Matajib, alhamdulillah kembali lagi hari ini, Jumat,(25/08/23),”Jelasnya.

Awal mula di ketahuinya keberadaan Gunung Kumbang beberapa puluh tahun yang lalu, oleh Seorang masyarakat yang berasal dari kinal, yaitu Bapak “ALM,Matajib, tepatnya warga Desa Padang, Kecamatan Kinal, Kabupaten Kaur, Provinsi bengkulu, Indonesia”Jelasnya Rasidi Zahari.

Untuk melanjutkan perjuangan, Bpk Alm.Matajib terdahulu, sampai saat ini saya tetap bersemangat, Tulus dan ikhlas memperjuangkan mengangkat Harkat dan Martabat Kelam Silam Kerajaan Seriwidjaya. Perlu di ketahui untuk seluruh masyarakat khususnya Indonesia, bahwa Kerajaan Seriwidjaya Tidak pernah Runtuh, melainkan Di silamkan.

Salah satu Rahasia Kerajaan Seriwidjaya, tersimpan di Gunung kumbang, yang mana Gunung kumbang adalah Gudang Segala Gudang, Tapi hanya orang yang berhati bersih dan mulia yang mampu sampai ke kotanya atau menaranya Gunung Kumbang.

Tidak Sedikit lagi manusia atau orang-orang hebat(Sakti) yang telah mencoba menelusuri Rahasia yang ada di Bukit kumbang tapi mereka hanya untuk kepentingan pribadi bukan untuk kepentingan Jagat Raya. Karena Niat yang Melaksanakan Belum sesuai dengan apa yang di inginkan, mereka hanya mencari apa isi dan secara langsung mengangkat isi yang ada di Gunung Kumbang. Maka itu tidak akan pernah berhasil,”Jelasnya kembali.

Atas izin allah Berlaku Tujuh Ganti Sembilan Gilir, Batu turun Kerikil naik Janji kayangan tinggi mangkal Guritan Abad 21, nyata kembali berdiri duduk pada Lingkar Nasi Irawan Sumantri Jurai Ganti Raja Segentar Alam Sakti Bala Putra Dewa dimana Pemimpin yang Adil Arib dan Bijaksana.

InsyaAllah di nyatakan, sekarang Sudah waktunya, Sesuai tanda dan Petunjuk , Sosok itu Manusia yang berasal dari Kinal Kaur Kahuripan. “Ungkap Razidi zahari

Masyarakat jelas tidak asing lagi mendengar Cerita dan Sejarah Tentang peristiwa Masa Kejayaan Sampai Runtuhnya Kerajaan Seriwidjaya dan Keberadaan Gunung Kumbang. Kerajaan Seriwidjaya adalah Kerajaan terbesar Pertama Di Dunia, Bukan Indonesia, yang meliputi Lima Benua dan 9 Negara,”Terang Razidi zahari.

Yang mana Sesuai janji kayangan tinggi akan kembali nyata pada Abad Ke-21, tahun 2023 Sudah sampai Abad ke-21 dan Sudah sampai waktunya Kundu kayangan Tinggi Turun Kembali Berdiri Duduk Pada Lingkar Nasi. yaitu pemimpin yang benar-benar mengayumi dan mensejahterakan Rakyatnya.

Atas izin allah berlaku Tudjuh ganti Sembilan Gilir, Batu Turun kerikil naik, Djanji Kayangan tinggi, mangkal guritan Abad Ke-21 nyata kembali, dengan niat baik, tulus dan ikhlas, pada abad ini Abad ke-21, akan nyata masa-masa dalam kepemimpinan berdiri duduk Lingkar Nasi , Kembali nyata dan menyatu kelam silam di bawah kepemimpinan Sebentar Alam Sakti Bala Putra Dewa.

Sesuai dengan petunjuk allah SWT dan Parah Goib kelam silam, sumpah janji 7 Ganti 9 Gilir kembali nyata pada abad ke 21, dimana Zaman peradapan Kerajaan Seriwidjaya, yang pintu Gerbangnya adalah di kinal(kinalah) Sekarang Sudah sampai waktunya, Gunung kumbang adalah, Gudang Rahasia Kerajaan Seriwidjaya terdahulu, Yang di lambangkan NKRI, melalui pesan atau titipan kepada Bapak, Ir, Soekarno, yaitu Bendera Pusaka Merah Putih dan Burung Garuda yang mengandung banyak Arti dan rahasia di dalamnya.

Untuk keberangkatan hari ini Kami Berjumlah 13 Orang tidak Lebih untuk mengebarkan Bendera Merah Putih di menara Gunung Kumbang untuk Mengangkat harkat dan martabat parah Leluhur Kelam Silam , dimana perlu Sama-sama kita ketahui, Bendera Pusaka Indonesia Merah Putih mengandung arti yang sangat Tajam dan Bermakna, Merah Artinya, Tetesan Min Ibu, Putih yang artinya Tetesan Min Bapak, Bendera Pusaka Indonesia adalah Sosok Ibu dan ayah kita, seharusnya kita Seluruh Indonesia terkusus Parah pemimpin Selalu ingat dan mengenang dengan Kelahiran Bendera merah putih (Ibu dan Bapak) .

Yang mana semua penjuru Nusantara mengetahui bahwa yang menjahit Bendera merah putih, iala ibu Fatmawati yang darah asli Kota Bengkulu. Masih banyak Rahasia tentang mengapa kerajaan Seriwidjaya di silamkan, nanti kita sambung lagi kalau sudah tepat dan sampai waktunya, Tutup Razidi

Penulis : Royen Jupiri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *