Diduga Meresahkan Masyarakat, Kegiatan Irigasi Sudah Lebih 10 Hari Digali Saja Dan Tidak Di Kerjakan Kembali

Post By : Redaksi

Berita Regional.com Lebong – Dalam hal ini Sejumlah warga yang berada Desa Kota Agung, Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong mempertanyakan proyek saluran irigasi yang sedang dikerjakan tersebut.

“Saat dikonfirmasi awak media kerumah pak Pjs Kades Rozi masalah kegiatan yang berada di Desa Kota Agung, ia Menyampaikan, kegiatan irigasi tersebut kurang lebih 10 hari sudah digalii, sampai saat ini belum dikerjakan. Didalam kegiatan tersebut sangat meresahkan masyarakat, kegiatan tersebut tidak jelas, kegiatan tersebut tidak ada papan kegiatan, informasinya dari Dinas PUPR Kabupaten Lebong,”

Menurut keterangan dari kepala Desa, sampai saat ini belum ada pihak kontraktor yang mengerjakan dan apa lagi pihak rekanan (Kontraktor) tidak pernah melapor ke pihak desa,” ujar Pjs Kades Kota Agung.

Harapan dari kepala desa, harus di kerjakan secepat mungkin, dikarena resikonya banyak, disaat hujan menjadi banjir, jangan sampai anak-anak menjadi korban kelalai pihak rekanan.

Jadi kami sebagai warga bertanya-tanya, ini proyek dari mana, anggarannya berapa, kontraktornya siapa? Maka pantas apabila proyek ini diduga proyek siluman karena tidak adanya transparansi,” terang warga tersebut.

Perlu diketahui, sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap bangunan fisik yang dibiayai oleh Negara wajib memasang papan nama proyek.

Papan nama penting sebagai sarana masyarakat mengetahui jenis kegiatan proyek, besarnya anggaran, dan asal usul anggaran (APBD/APBN), nama kontraktor, tanggal waktu pelaksanaan kegiatan. Papan nama proyek sebagai bentuk transparansi sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat, untuk melakukan pengawasan dan pencegahan terjadinya penyimpangan uang rakyat, pekerjaan tersebut mengarah pada praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Pewarta : RM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *