Diduga, Beberapa Oknum Guru Di Kabupaten Kaur Melakukan Pungli Terhadap Siswa-siswi Penerima Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)

Post By : Redaksi

Berita Regional.com Kaur – Masyarakat mesti tahu, Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) adalah salah satu Program yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat ke setiap Daerah yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini dengan maksud dan tujuan untuk membantu meringankan beban orang tua wali murid yang berkeinginan menyekolahkan anak-anaknya yang selaku Generasi Muda Penerus Bangsa.

Bacaan Lainnya

Para Siswa dan Siswi penerima bantuan PIP ini, tentu didata terlebih dahulu oleh dewan guru atau yang membidangi, lewat Data Pokok Peserta Didik (Dapodik) sebagai acuan dalam kebijakan Biayah Operasional Sekolah (BOS) yang kemudian diberikan kepada siswa-siswi penerima manfaat tersebut.

Tetapi sangat disayangkan, seperti yang terjadi di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) Negeri 8 yang berada di Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, yang diduga kuat melakukan Pungutan Liar (Pungli) dengan melakukan pemotongan Dana Bantuan PIP itu setelah cair terhadap Siswa dan Siswinya sendiri selaku penerima manfaat tersebut.

Hal ini diduga kuat dengan adanya sampaian dari beberapa orang oknum masyarakat yang tinggal di Kecamatan tersebut, yang enggan disebut namanya, menyampaikan pada awak media, “Setelah anak kami menerima Bantuan Dana PIP tahun lalu yang jumlahnya sebesar Rp. 750.000,- pada waktu itu, kemudian oknum guru tersebut memotong hingga 100 ribu rupiah per siswa setelah Dana PIP itu cair”, Sampai oknum tersebut kepada awak media Berita Regional.com. Rabu, (23/08/2023).

Terkait dugaan Pungli yang dilakukan beberapa oknum guru sekolah yang ada di Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur ini, tentu membuat resah bagi masyarakat setempat yang tinggal di sana. Dengan demikian, masyarakat sangat berharap agar kiranya pihak Siber Pungli dapat menindaklanjuti dugaan pungli ini yang dilakukan beberapa oknum guru tersebut.

Sementara sampai saat ini, Eki Haryandi, S.Pd, selaku Kepala Sekolah tersebut ketika diminta konfirmasi via whatsapp terkait dugaan pungli ini oleh awak media Berita Regional.com, beliau tidak mau menjawab chattingan tersebut, melainkan memilih bungkam, terlihat dari sikapnya, beliau terkesan menghindar dari pantauan awak media, hingga berita ini diterbitkan.

Pewata : Elep

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *