Proyek Jembat Permanen Yang Bersumber Dari Dana APBD Kabupaten Kaur Yang Diduga Mangkrak

Post By : Redaksi

Berita Regional.com Kaur – Diketahui sebuah proyek jembatan permanen menuju sentra produksi pertanian dan perkebunan di Desa Kepahyang Kecamatan Luas Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, sampai saat ini terbengkalai. Jum’at, (07/07/2023)

Pasalnya, saat awak media Berita Regional.com berbincang dengan salah seorang warga Desa tersebut yang tidak mau disebut namanya.

Beliau menyampaikan “Lah lame liwat bangunan jembat ini, men aku de salah lah due tahun ini, tapi de nge’adu, mpai palaknye tulah dibangun tian sampai kini”, Ucap beliau dengan raut wajah kecewa yang juga menggunakan bahasa Daerah Kaur.

Lanjut beliau, “Sebelumnye lah ade jembat ndak nuju ke sawah ngan ke kebuntu bileni tapinye lah usak”, Sampainya kembali menggunakan bahasa Daerah.

Informasi ini juga didapat dari warga Desa setempat, pembangunan jembatan yang mangkrak tersebut bersumber dari Dana APBD Kabupaten Kaur tahun 2021 silam. Entah mengapa proyek ini bisa terbengkalai hingga kini, dan kegiatan ini masih dalam pantauan awak media kami.

Sampai saat seluruh lapisan masyarakat Desa Kepahyang tersebut merasa kecewa dengan adanya proyek pembangunan jembatan yang mangkrak di Desa mereka. Padahal jembatan tersebut menjadi akses penting sebagai penghubung dari rumah menuju sawah dan kebun masyarakat tersebut.

Tetapi dengan tidak putus asa dan hilang akal, mayoritas masyarakat yang memiliki usaha pertanian dan perkebunan di seberang Air Luas tersebut mengambil tindakan. Dengan melakukan gotong-royong membuat rakit dan membeli tali sling supaya mereka bisa beraktivitas dan dapat mengeluarkan hasil bumi dari usaha mereka masing-masing.

Dan seluruh masyarakat Desa Kepahyang sangat berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur. Segera menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut sampai selesai, sehingga dapat membantu meringankan mereka dalam usaha bertani dan berkebun.

Pewarta : Royen / Elep

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *