Post By : Redaksi
Berita Regional.com Bengkulu Utara – Akibat ujan sehari semalam melanda. Secara alami, banjir diakibatkan curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan timbulnya genangan air. Di saat bersamaan, sungai pun tidak mampu lagi menampung debit air yang naik secara drastis akibat endapan lumpur.
Pada Rabu 5 Juli 2023, salah satu rumah warga Desa Tepi Laut, Yogi (35) tampak rumah beliau datar dengan tanah akibat meluapnya genangan air. Air Kerkap alias air nangai meluap naik ke rumah warga hingga mencapai sepinggang.
Tak hanya satu, rumah Ucok (30) juga bergeser akibat diterjang air. Maka dari itu, tak terbendung lagi air yang cukup deras, salah satu rumah dipinggir sungai ini habis terbawa arus sungai. Kamis, (06/07/2023).
Kades Tepi Laut, Zakaria saat dikonfirmasi media ini, membenarkan atas kejadian ini.
“Ya, malam Rabu kamarin memang air meluap ke atas sampai ke jalan litas ini, dan rumah Saudara Yogi dan Ucok habis terbawa arus air,” bebernya.
Warga setempat dibantu tim Babinsa dari Kodim 0423 Bengkulu Utara, mengevakuasi rumah warga yang hanyut akibat banjir ini. Mengumpulkan barang-barang yang hanyut.
Tapsiran kerugian warga yang terkena banjir ini sekitar Rp 150 juta dan syukurnya tidak ada korban jiwa atas banjir yang cukup ganas ini.
Pewarta : Ade










